Gentayangan: Pilih Sendiri Petualangan Sepatu Merahmu

Intan Paramaditha


Gentayangan: Pilih Sendiri Petualangan Sepatu Merahmu

Gentayangan: Pilih Sendiri Petualangan Sepatu Merahmu

  • Title: Gentayangan: Pilih Sendiri Petualangan Sepatu Merahmu
  • Author: Intan Paramaditha
  • ISBN: 9786020377728
  • Page: 301
  • Format: Paperback



Jangan sembarang menerima pemberian, demikian nasihat orang orang tua dulu, tapi kau telanjur meminta paket itu hadiah sekaligus kutukan Iblis Kekasih telah memberimu sepasang sepatu merah.Kau terkutuk untuk bertualang, atau lebih tepatnya, gentayangan Bernaung, tapi tak berumah.Sebuah novel dengan format Pilih Sendiri Petualanganmu, Gentayangan berkisah tentang perjalaJangan sembarang menerima pemberian, demikian nasihat orang orang tua dulu, tapi kau telanjur meminta paket itu hadiah sekaligus kutukan Iblis Kekasih telah memberimu sepasang sepatu merah.Kau terkutuk untuk bertualang, atau lebih tepatnya, gentayangan Bernaung, tapi tak berumah.Sebuah novel dengan format Pilih Sendiri Petualanganmu, Gentayangan berkisah tentang perjalanan dan ketercerabutan, memotret mereka yang tergoda batas, yang bergerak dan tersangkut, yang kabur namun tertangkap Tergantung jalan mana yang kau pilih, petualangan terkutuk sepatu merah akan membawamu ke New York kota tikus, perbatasan Tijuana, gereja di Haarlem, atau masjid di Jakarta, di dalam taksi pengap atau kereta yang tak mau berhenti, hidup atau mati atau bosan Selamanya gentayangan, berada di antara, kau akan temukan cerita para pengelana, turis, dan migran tentang pelarian, penyeberangan, pencarian atas rumah, rute, dan pintu darurat Cewek baik masuk surga, cewek bandel gentayangan.


Recent Comments "Gentayangan: Pilih Sendiri Petualangan Sepatu Merahmu"

Sepertinya buku (feminis) ini mempunyai mantra penarik atau medan magnet yang membuat pembacanya akan tetap melaju kencang dari setiap alur pilihan cerita yang disajikan. Intan menyajikan pilihan ending cerita, kita yang menentukan. Jika sekali membaca dan sempat terhenti, seolah kita harus mengulang kembali dari awal cerita dimulai, dan itu membuat payah. Lepas dari cerita, keterkaitan hubungan tokoh satu dengan lainnya, yang seolah terlepas dari setiap cerita yang berbeda, ternyata punya hubun [...]

GRC 2017 36/47.One of the best among my GRC entries for 2017. Classy masterpiece, tidily sewn, and a must-read.Ceritanya.Berhubung ikut preorder, aku sudah mulai dengan buku ini di tanggal 13 Oktober (Friday the 13th, biar). Seperti pengalaman CYOA yang sudah-sudah, aku tidak terlalu bisa “terhanyut ke dalam cerita” karena rasa penasaran berlebih yang membuat sering mengintip-intip alternate ending lain (semua ada 11 macam, cmiiw). Namun buatku itu tidak melenyapkan keseruan, kok. Jalinan pl [...]

“Gentayangan, tak berpikir tentang pulang. Semua ini lebih penting dari apa pun buatmu, dan mungkin juga buat mereka yang terperangkap di kota yang sama, rumah yang sama.” (Hlm. 162)Cerita dalam novel yang digagas sejak tahun 2008 ini dimulai ketika seorang perempuan berusia hampir 28 tahun berharap sesuatu yang besar mengubah hidupnya yang biasa-biasa saja. Bukan kehidupan yang seperti kakak, temannya, atau siapa pun yang ia kenal. Ia ingin petualangan. Ia pun kemudian menantang semesta dan [...]

Format ceritanya membangkitkan aroma nostalgila bacaan era 90an, dan bingkai cerita dalam cerita ala putri Scheherezade di 1001 malam. Tapi kemudian, ceritanya, biasa saja. Tentang perjalanan panjang dan kembali, tentang cerita-cerita aneh dan pilihan-pilihan. Beberapa cerita cukup menarik, seperti Merah Salju, Sejarah Mengemudi dan Tetangga. Tapi beberapa yg lain terasa sangat menggantung dan tanpa ujung-pangkal. Cukup lama jg membaca buku ini, selain krn memang tebaaaall, juga sering jeda baca [...]

Kalau membaca judul bukunya langsung terbayang hal-hal yang menakutkan karena kata gentayangan berkonotasi dengan horor. Tapi ketika mulai membaca bukunya ternyata buku ini sama sekali tidak menakutkan walaupu ada peran iblis di dalamnya :).Ya di sini gentayangan berkonotasi degan petualangan, bertualang.ntayangan.rnaung tapi tak berumahKita diajak untuk memilih cerita yang akan dijalani, diajak untuk bertualang atas pilihan sendiri ya kita pembaca menjadi subjek dalam cerita dengan disapa sebag [...]

Gila sih, tulisannya memang lezat dan membuat ketagihan. Sistem membaca dengan cara memilih sendiri kelanjutan apa yang diinginkan. Dari yang paling sureal hingga (sedikit) brutal. Buku ini benar-benar pantas untuk dimiliki begitu pula dengan buku-buku Intan paramaditha yang lainnya. She is extremely outstanding.

Sejujurnya saya agak kecewa dengan Gentayangan. Format Pilih Sendiri Petualanganmu memang segar, tapi apakah itu cukup untuk mengatakan bahwa novel yang bertumpu pada genre petualangan ini bagus? Menurut saya, konsepnya memang brilian namun eksekusinya kurang oke. Di awal petualangan ‘kau’, saya berdebar-debar, menunggu dengan tak sabar keseruan demi keseruan yang akan terjadi. Dan memang, saya sempat terhanyut dengan petualangan ‘kau’. Deg-degan pokoknya. Namun di pertengahan jalur ceri [...]

** Books 279- 2017 **3,3 dari 5 bintang! saya pertama kali bertemu dengan karya Mbak Intan dimulai dari sihir perempuan kumpulan cerpen misteri yang membuat saya bergidik ngeri nah ketika terdengar kabar akan rilis buku barunya saya langsung berteriak bakalan seru nih ceritanya bau2nyaketika buku ini rilis langsung saya membacanya saat itu juga dan saya dibuat terkejut karena buku ini konsepnya tentang petualangan yang kita tentukan sendiri. kalau kalian pernah membaca goosembumps petualangan pa [...]

Seperti biasa, tulisan beliau selalu membuat jumpalitan. Konon, ada belasan alternatif ending di sini. Hanya saja, kubaru menyelesaikan lima ending (membaca novel yang pilih sendiri macam ini di Scoop agak kurang nendang, dan Gentayangan perlu dimasukkan di wishlist buku yang perlu dibeli). Selalu suka cara penulis menyindir realita yang terjadi di masyarat, misalnya soal nama-nama Indonesia dan tingkah kakaknya yang menggelitik. Sukses untuk penulisnya, aku suka.

Intan jelas mengkonsep secara serius karyanya yang satu ini. “Novel” (yang sebenarnya lebih seperti kumpulan cerpen, karena itu ceritanya saya pikir jadi tidak mendalam—karena terus melompat) ini, bukannya membawa saya ke Amerika atau ke pesawat luar angkasa, malahan ke deretan buku berdebu di rak buku dalam sebuah rumah mungil yang terhimpit rumah-rumah mungil lain di daerah selatan Tangerang. Pada salah dua komik Shinchan edisi spesial. Modelnya cerita pilih sendiri, tetapi di dalamnya b [...]

Saya ingat betul, pertama kali saya mendapatkan buku yang memberikan saya kebebasan untuk memilih alur adalah ketika saya berumur 14 tahun. Diberikan oleh Ayah saya, ketika beliau pulang dari tempat pendidikannya di Bandung. Buku itu bercerita tentang Snow White dengan tokoh utama nama saya. Ceritanya kurang lebih sama, namun ada beberapa konflik tambahan yang diberikan pembuat cerita. Namun saya pun tahu, akhirnya akan bahagia dan ceritanya tidak akan selesai terlalu cepat.Apa hubungannya denga [...]

Novel yang thoughtful, membuat saya berpikir banyak soal arti kata “gentayangan,” alias “berada di antara.” Tokoh-tokohnya memang kebanyakan berada di antara dua dunia, tempat dia tinggal dan tempat dia berasal, baik itu sebagai pekerja migran, mahasiswa, sex worker, atau yang luntang-lantung seperti si tokoh ‘kau.’ Masih feminis seperti karya-karya Intan sebelumnya, tapi tema dan approach novel ini diluar dugaan. Alih-alih menawarkan petualangan heboh, Gentayangan lebih merupakan se [...]

Beli buku ini sebenarnya random karena pas liat instastory orang dan memutuskan beli ternyata pas banget di hari itu dia baru masuk toko-toko buku. Sebelum buku ini gue udah pernah baca buku Intan yang Sihir Perempuan. Kalau boleh dibandingkan, gue lebih suka buku ini daripada Sihir Perempuan. Konsep 'pilih sendiri petualanganmu' juga asik banget, jadi nostalgia ke buku-buku masa kecil yang pake plot begini. Gue belum tulisin sih berapa ending yang udah gue temui dalam buku ini, tapi sejauh ini [...]

I just finished reading 1 ending, actually, so this rating might change soon. At the moment a little disappointed because my first journey ended at page 200-something. In my opinion, the story jumped a little bit and the build-up was not pretty smooth. I felt like missing some little parts of the story and did not expect it to have peaked at all. Near the end, completely taken by surprise, and everything suddenly was very intense. But, I like the concept; it's very fresh, and I love how Intan wr [...]

Buku yang saya baca masih tergolong sedikit. Sangat sedikit. Dan beberapa yang saya ingat mulai saya organisir dalam akun . Ini pertama kalinya saya baca buku yang harus melompat lompat, dari satu judul ke judul lainnya dengan tidak berurutan. Bagi saya, ini unik. Saya menaruh beberapa notes untuk menandai darimana saya berawal. Sesuai dengan judulnya "Gentayangan" saya pun jadi gentayangan dibuatnya. Pilih sendiri jalan ceritamu. Saya tertawa setiap membaca dari jalan cerita yang satu ke yang l [...]

Cukup seru konsep pilih sendiri petualanganmu ini. Kita bisa menentukan alur dan ending kita sendiri. Dari segi cerita sebenarnya sangat menarik namun kisah ini seperti kurang greget, bisa dibilang anti klimaks. Endingnya pun biasa biasa saja. Namun salut untuk Intan Paramaditha yang mampu membuat konsep cerita pilih sendiri perualanganmu ini dengan banyak alur dan banyak ending.

Such an innovative use of form. And incredibly clever and wry. Here’s my formal review of it from the Jakarta Post: thejakartapost/life/20

berdebat dengan diri sendiri, apakah cerita yang ku baca sudah benar-benar tamat? dan yah, itulah perjalanan yang aku pilih jadi semestinya ya berpuas diri dengan pilihan itu, terimakasih mbak intan

Miss Intan mampu mengubah cerita2 klasik menjadi lebih segar (ciri khasnya). Saya berdebar2 di awal, tp gagal mencapai klimaks. Apakah karena salah memilih jalur? Entahlah.

So I finally spend six hours to read this book. KEREN. Salah satu novel sastra yang membuat pembacanya menentukan sendiri akhir ceritanya. That's why I can't stop reading. I feel like Alice in Wonderland. SERU. Because I've just finished two different ending in a row and I should back to another chapter to make another ending. Sepatu merah seperti benang merahnya. So far I have so many favorite quotes :.Paspor seperti surat kawin atau dokumen lain yang tak lebih dari deretan huruf dan angka. Ia [...]


  • Unlimited [Romance Book] ✓ Gentayangan: Pilih Sendiri Petualangan Sepatu Merahmu - by Intan Paramaditha ✓
    301 Intan Paramaditha
  • thumbnail Title: Unlimited [Romance Book] ✓ Gentayangan: Pilih Sendiri Petualangan Sepatu Merahmu - by Intan Paramaditha ✓
    Posted by:Intan Paramaditha
    Published :2018-08-20T12:48:22+00:00